CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) merupakan salah satu bidang pekerjaan yang banyak dilamar semua orang karena berbagai fasilitas dan kelebihan jika bisa menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tidak heran jika pengumuman rekrutmen CPNS banyak dinanti jutaan orang di Indonesia. Persaingan tampak begitu ketat karena dengan jumlah pelamar yang banyak dengan kuota ketersediaan lowongan hanya sedikit untuk seluruh wilayah Indonesia yang terbagi - bagi kebeberapa bidang pemerintahan, tidak hanya itu pelamar dihadapkan dengan beberapa tahapan seleksi yang harus dilalui seperti tes administrasi, tes TKD atau Psikotes, Tes Kompetensi Bidang dan Wawancara.
Setiap tahun peminat untuk mengikuti seleksi tes CPNS semakin bertambah, untuk tahun sekarang tes CPNS akan dibuka mulai tanggal November 2019 seperti yang disampaikan oleh Kepala Biro Human Kepegawaian Negara yaitu Mohammad Ridwan, beliau menyampaikan info resmi tanggal penerimaan CPNS akan disampaikan melalui portal resmi BKN yaitu di SSCASN untuk penetapan formasi CPNS 2019 kepada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah melalui website resmi di https://sscasn.bkn.go.id tepatnya pendaftaran secara online pada tanggal 11 November 2019, melalui kompas.com Kepala BKN mengatakan bahwa setiap pelamar hanya dapat melamar 1 bagian saja.
BKN ( Badan Kepegawaian Negara telah mempersiapkan segala Infrastruktur dalam mendukung pelangsanaaan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara melalui sebuah Portal khusus yang diberinama SSCASN dengan pelaksanaan tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN. BKN membuka sebanyak 197.117 Formasi dengan Perincian Sebagai Berikut : Instansi Pusat 37.854 formasi (74 K/L) dan Instansi Daerah 159.257 formasi (467 Pemda). Ada dua jenis formasi yang dibuka yakni formasi umum dan formasi khusus (cumlaude, diaspora, disabilitas, putra-putri Papua, dan formasi
lainnya yang bersifat strategis di pusat).
Pengumuman pendaftaran akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring (online) pada November 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada Desember 2019 dan dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan diikuti dengan pelaksanaan SKD pada Februari 2020. Pengumuman hasil tes SKD diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Integrasi kedua hasil seleksi dijadwalkan akan berlangsung pada April 2020.
Untuk pendaftaran awal, calon peserta seleksi CPNS menginput
Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga.
Silakan calon pelamar memastikan kedua data tersebut telah sesuai dengan data kependudukan di Dirjen Dukcapil Pusat sebelum melakukan pendaftaran. Berikut ini alur pendaftaran dalam portal SSCASN:
Pengumuman penerimaan resmi akan dipublikasikan di website dan media sosial instansi penerima formasi dan juga portal SSCASN. Sebelum pengumuman pendaftaran daring dibuka secara resmi pada bulan November, portal SSCASN belum dapat diakses.
Semoga semua informasi yang saya berikan dapat bermanfaat bagi anda semuanya, dan untuk mendapatkan informasi terbaru seputar tips kerja dan lowongan kerja silahkan anda bergabung menjadi bagian dari kami dengan cara berlangganan.
BKN ( Badan Kepegawaian Negara telah mempersiapkan segala Infrastruktur dalam mendukung pelangsanaaan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara melalui sebuah Portal khusus yang diberinama SSCASN dengan pelaksanaan tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN. BKN membuka sebanyak 197.117 Formasi dengan Perincian Sebagai Berikut : Instansi Pusat 37.854 formasi (74 K/L) dan Instansi Daerah 159.257 formasi (467 Pemda). Ada dua jenis formasi yang dibuka yakni formasi umum dan formasi khusus (cumlaude, diaspora, disabilitas, putra-putri Papua, dan formasi
lainnya yang bersifat strategis di pusat).
Pengumuman pendaftaran akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring (online) pada November 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada Desember 2019 dan dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan diikuti dengan pelaksanaan SKD pada Februari 2020. Pengumuman hasil tes SKD diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Integrasi kedua hasil seleksi dijadwalkan akan berlangsung pada April 2020.
Untuk pendaftaran awal, calon peserta seleksi CPNS menginput
Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga.
Silakan calon pelamar memastikan kedua data tersebut telah sesuai dengan data kependudukan di Dirjen Dukcapil Pusat sebelum melakukan pendaftaran. Berikut ini alur pendaftaran dalam portal SSCASN:
- Buka portal SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id
- Buat akun SSCN 2019 2019 menggunakan NIK dan nomor kartu keluarga atau NIK Kepala Keluarga
- Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan
- Lengkapi biodata
- Pilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan BKN
- Lengkapi data, kemudian unggah dokumen
- Cek resume, cetak kartu pendaftaran
Pengumuman penerimaan resmi akan dipublikasikan di website dan media sosial instansi penerima formasi dan juga portal SSCASN. Sebelum pengumuman pendaftaran daring dibuka secara resmi pada bulan November, portal SSCASN belum dapat diakses.
Semoga semua informasi yang saya berikan dapat bermanfaat bagi anda semuanya, dan untuk mendapatkan informasi terbaru seputar tips kerja dan lowongan kerja silahkan anda bergabung menjadi bagian dari kami dengan cara berlangganan.
Informasi PUPNS BKN RI Tahun 2015 - Dalam Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Aparatur Negara
Melalui Manajemen Pengelolaan ASN yang merupakan sebuah sistem informasi
kepegawaian Negara demi diperolehnya data – data yang akurat dan akuntabel ,
Teintegrasi dan Terpercaya, maka dikembangkan Sistem Informasi Kepegawaian ASN.
![]() |
| Source Image : pupns.bkn.go.id |
Oleh Karena hal tersebut Pemerintah melalui Badan
Kepegawaian Negara merasa perlu mendata ulang atau memutakhirkan data – data Pegawai
Negeri Sipil (PNS) yang dapat dilakukan secara online yang dapat mulai
dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan berakhir pada bulan Desember Tahun
2015. Pendataan ulang pemutakhiran data PNS dimulai dengan tahapan para PNS
mendata dan memeriksa validitas data yang terdapat di Database Badan
Kepegawaian Negara (BKN) dengan melengkapi kekurangan mauapun kesalahan data
yang tersedia dalam database BKN RI.
Dasar Hukum PUPNS RI Tahun 2015
- Undang-Undang (UU) No. 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara;
- Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) No. 19 Tahun 2015 Tanggal 22 Mei 2015, Tentang Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik, Tahun 2015 (e-PUPNS 2015)
Tujuan PUPNS RI Tahun 2015
- Untuk mendapatkan data yang akurat dan valid serta terpercaya, sebagai bahan dasar kebutuhan dalam melakukan pengembangan sistem informasi kepegawaian SIMPEG ASN yang dapat mendukung prosess pengelolaan manajemen ASN yang secara rasional sebagai sumber daya aparatur negara.
- Pembangunan Rasa kepedulian dan kepemilikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap data kepegawaiannya negara RI.
Cakupan Data
PUPNS RI Tahun 2015 :
1. Pendataan Pokok Data Kepegawaian (Core Data)
Mencakup : Nama, Tanggal Lahir
2. Pendataan Data Riwayat (Historical Data)
Mencakup : Kepangkatan;
Pendidikan / Pelatihan (Formal dan Non Formal); Jabatan;
Keluarga.
3. Pendataan Lainnya (Stakeholder PNS RI)
Mencakup : BPJS, BAPERTARUM, KPE
Segera Daftarkan Status Kepegawaian Anda di Login PUNS BKNRI Tahun 2015, segera disini REGISTRASI PUPNS BKB2015.
Informasi Lebih Lanjut Seputar PUPNS BKN RI melalui:
- Bagian Biro/Badan/Bagian Kepegawaian Instansi;
- Staff Bagian Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara;
- Bagian Biro Hubungan Masyarakat BKN
Pusat pada Kontak
Telp:021-8093008 ext.1105, 021-80882815 - Bagian Pengolahan Data dan
Informasi Kepegawaian di Direktorat, Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN
Kedeputian Pusat dengan Pusat Bantuan PUPNS RI
Telphone: 021-8093008 extention.4203, 4210
Sumber : Badan Kepegawaian Negara (BKN RI)




